MLM sebenarnya adalah salah satu
bentuk alternatif sistem pemasaran barang dari produsen untuk sampai ke
konsumen, yang lebih sederhana dan menguntungkan banyak orang. Namun pada
kenyataannya saat ini MLM justru menjadi sesuatu yang membuat “alergi” banyak
orang. Hal itu terjadi karena 2 alasan utama:
- Terjebak dengan kegiatan Money Game yang berkedok sistem MLM.
- Bisnis MLM hanya berorientasi pada hasil akhir namun tidak memberikan penghasilan yang dibutuhkan anggotanya.
Dari dua alasan di atas ada
beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian:
- Produk yang dijual melalui sistem MLM harus lebih murah atau minimal harus sama dengan harga di pasaran. Setiap peluang bisnis yang menggunakan sistem MLM tetapi menjual produk dengan harga lebih tinggi dari harga yang sebenarnya di pasaran adalah kegiatan Money Game.
- Pada sistem Multi Level Marketing, perusahaan MLM berfungsi HANYA sebagai Regulator yaitu: penyedia produk, administrasi dan mengatur pembagian keuntungan yang disebut Marketing Plan. Marketing Plan adalah bagaimana cara perusahaan membagikan keuntungan, berapa persen dibagikan kepada member dan berapa lama bonus dibayarkan.
JANGAN PERNAH BERGABUNG DENGAN
MONEY GAME!
Salah satu alasan mengapa sebagian
besar masyarakat skeptis dengan bisnis MLM adalah karena sering terjebak dengan
money game (tapi tidak bisa membedakan money game dengan MLM sejati).
Money game adalah suatu kegiatan
yang meniru/menggunakan sistem MLM dengan menaikkan harga produk dari harga
yang seharusnya, atau menurunkan nilai produk dibandingkan jumlah uang yang
dibayarkan, sehingga setiap member yang bergabung mengalami kerugian.
Pada prinsipnya, ketika anda
menerima suatu penawaran peluang bisnis yang menjanjikan penghasilan ratusan
juta rupiah dengan modal kecil, jangan pernah hanya melihat peluang penghasilan
yang dijanjikan, tetapi anda harus bertanya jika anda tidak berhasil merekrut
orang sama sekali, apakah anda mendapatkan produk yang senilai dengan uang yang
anda keluarkan? Jika anda merasa rugi, maka dipastikan anda terjebak dengan
kegiatan money game.
Karakter bisnisnya antara lain:
- Anda mendapatkan produk yang tidak mungkin anda jual kembali dengan harga yang sama ketika anda bergabung, karena produk yang dijual tersebut harganya mengalami kenaikan dibandingkan produk sejenis di pasaran. Misalnya anda membeli buku seharga Rp.100.000 yang sebenarnya bisa anda dapat di toko buku seharga Rp.60.000 maka ini termasuk kegiatan money game
- Anda mendapatkan produk hanya setelah mencapai target sejumlah orang tertentu. Contohnya banyak sekali. Misalkan anda keluar "modal" Rp 100.000 hanya satu kali seumur hidup untuk mendapatkan motor seharga belasan juta. Atau mengeluarkan "modal" Rp 3 juta satu kali seumur hidup untuk mendapatkan mobil seharga ratusan juta rupiah atau rumah ratusan juta rupiah, dll dengan syarat anda mencari sejumlah orang tertentu. Misalnya 3 orang dimana masing-masing melakukan hal yang sama demikian seterusnya. Jika anda tidak mendapatkan orang sama sekali, maka uang yang anda keluarkan akan sia-sia.
- Tidak ada produk sama sekali. Contohnya adalah arisan berantai dan penggandaan uang, yang saat ini banyak sekali bertebaran di internet maupun melalui ATM. Arisan berantai hanya mewajibkan anda melakukan kegiatan penyetoran uang kepada orang-orang yang berada di posisi 1, 2, 3 dst. Penggandaan uang adalah sistem dimana uang yang anda setorkan akan berkembang secara tidak realistis dalam waktu singkat. Banyak arisan berantai yang hanya membutuhkan "modal" puluhan ribu rupiah namun pada dasarnya jika anda tidak berhasil merekrut orang baru maka anda rugi.
Contoh karakter bisnis di atas
adalah money game
Sebaiknya anda tidak pernah
bergabung dengan money game..!!!
MENGAPA?
Karena bukan hanya orang terakhir
saja yang dirugikan, orang pertama juga dirugikan, tetapi digantikan dengan
kerugian orang-orang yang bergabung setelahnya.
Jadi akan selalu ada orang-orang
yang yang dirugikan.
Money game pada dasarnya
merupakan perjudian. Karena anda mengeluarkan sejumlah uang untuk mendapatkan
keuntungan yang besar, tetapi jika anda gagal anda kehilangan sesuatu dan
merasa menyesal.
Jika anda bergabung dengan money
game, maka anda hanya akan menjadi korban, dan yang lebih menyedihkan anda
harus mengorbankan orang lain untuk menggantikan kerugian anda. Ibaratnya "anda
menjerumuskan orang lubang supaya anda bisa keluar dari lubang tersebut"
(anda menjadi korban sekaligus pelaku penipuan).
Berbeda dengan kegiatan money
game di bisnis MLM yang benar,
ANDA DAN ORANG YANG ANDA AJAK BERGABUNG TIDAK PERNAH DIRUGIKAN
karena mendapatkan produk yang
sebanding dengan uang yang dikeluarkan.
Dan sebagai konsumen sekaligus
distributor anda mendapatkan keuntungan karena ada selisih harga yang sangat
besar antara sistem MLM dengan sistem konvensional dalam pemasaran barang dari
produsen ke konsumen. Berbisnis dengan MLM yang benar ibarat anda membuka toko
tetapi dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.







